University of Alabama di Birmingham Menghapus Nama George C. Wallace Dari Gedung

University of Alabama di Birmingham Menghapus Nama George C. Wallace Dari Gedung


Mantan Gubernur Alabama George Wallace (1919 - 1998) di kantor istrinya, Lurleen Wallace, yang menggantikannya di pos, Montgomery, Alabama, 14 Februari 1968.

Mantan Gubernur Alabama George Wallace (1919 – 1998) di kantor istrinya, Lurleen Wallace, yang menggantikannya di pos, Montgomery, Alabama, 14 Februari 1968.
Foto: Harry Benson (Getty Images)

Sungguh aneh bahwa begitu banyak orang yang berjuang untuk percaya bahwa Amerika dibangun di atas rasisme ketika begitu banyak bangunan dan monumen kita didedikasikan untuk orang-orang yang berjuang untuk melestarikan rasisme institusional. Sebuah bangunan di Universitas Alabama di Birmingham dinamai menurut George C. Wallace telah diganti namanya karena Dukungan historis Wallace tentang segregasi.

Menurut Associated Press, dewan pengawas sekolah dengan suara bulat menyetujui resolusi untuk mengubah nama menjadi Gedung Pendidikan Jasmani. Resolusi tersebut mengutip sejarah Wallace yang menegakkan segregasi dan memicu kebencian rasial sebagai alasan perubahan nama.

Wallace benar-benar tentang segregasi, kalian semua. Begitu banyak sehingga dia lurus up bersumpah “Segregasi sekarang, segregasi besok, segregasi selamanya” saat dilantik sebagai gubernur pada tahun 1963. Ya, mereka memberi orang itu sebuah gedung.

Dia menjalani empat masa jabatan, dengan masa jabatan terakhirnya pada tahun 1982. Selama kampanye kepresidenan Wallace tahun 1972, upaya pembunuhan membuatnya lumpuh. Wallace meninggal pada tahun 1998 pada usia 79 tahun.

Resolusi untuk mengubah nama gedung mencatat bahwa Wallace memiliki sejarah yang agak rumit. Seiring berlalunya waktu, pandangan Wallace berubah dan dia meminta maaf kepada mendiang Rep John Lewis, yang secara brutal dipukuli oleh pasukan negara bagian Alabama saat berbaris untuk hak suara di Selma, Ala..

“Meski begitu, penyesalannya di usia lanjut tidak menghapus efek dari perpecahan yang terus membayangi hati nurani dan reputasi negara kita.” wali John England Jr. mengatakan dalam sebuah pernyataan. Inggris kemudian mengatakan bahwa menghapus nama Wallace dari gedung adalah “hal yang benar untuk dilakukan”.

Seharusnya tidak mengherankan, tetapi nama Wallace ada di banyak bangunan di seluruh Alabama. Faktanya, di Universitas Auburn, sebuah petisi diluncurkan tahun lalu yang mendesak sekolah tersebut untuk mengganti nama sebuah gedung di kampus yang dinamai menurut nama Wallace saat protes terhadap ketidakadilan rasial melanda negara itu. Sekolah menolak untuk mengambil tindakan apa pun dan putra Wallace, George Wallace Jr., menulis surat terbuka yang menentang upaya tersebut, mengatakan langkah seperti itu akan mengabaikan kemajuan yang dibuat ayahnya di kemudian hari.

Di sisi lain, Peggy Wallace Kennedy, putri Wallace, mengeluarkan pernyataan yang mendukung Universitas Alabama tentang perubahan nama.

“Penting bagi universitas untuk selalu mengupayakan perubahan yang positif dan bermakna demi kemajuan mahasiswa, dosen dan masyarakat,” ujarnya.

Pengeluaran HK membagikan informasi togel Hongkong terbaru.